Jumaat, 20 Januari 2012


Sehatnya Minum Air

by Kesehatan Wanita on Thursday, June 2, 2011 at 9:44am
Tidak suka minum air putih? Nah, Anda harus mulai menyukainya. Sebab, 70 persen dari tubuh kita terdiri atas air. Karena itu, air adalah komponen utama. Setiap sistem di dalam tubuh sangat membutuhkan air. Bayangkan apa yang terjadi jika tubuh kekurangan air.

Sesungguhnya manfaat minum air sangatlah banyak. Salah satunya adalah meningkatkan metabolisme. Menurut sebuah penelitian, minum air sebanyak 10 hingga 12 gelas per hari akan membantu menurunkan berat badan.

Selain itu, air juga diketahui sebagai produk paling top antiaging! Air mampu menghilangkan keriput dan bertindak sebagai pelembab kulit alami. Air juga mengatur temperatur tubuh. Jadi, kalau Anda sering mengalami hot flashes, minumlah lebih banyak air.

Air juga adalah makanan otak. Pikiran terasa suntuk? Cobalah minum air untuk menjernihkan suasana. Energi habis? Minum air! Cairan tubuh menurun 5 persen bisa menyebabkan kehilangan 30 persen energi. Menurun 15 persen? Menyebabkan kematian.

Minum air secara teratur juga mencegah atau mengurangi penyakit, seperti sakit kepala, artritis, sakit punggung, asma, mual pada pagi hari, bahkan pusing akibat mabuk.

Air juga mendukung proses regenerasi kulit, tulang, rambut, kuku, dan saraf. Okay, jadi dengan sedemikian banyaknya fungsi air untuk tubuh manusia, seberapa banyak kita harus minum agar fungsinya menjadi optimal?

Rekomendasi paling umum adalah delapan gelas per hari. Lalu, seberapa besar gelas yang dipakai sebagai takaran? Apakah delapan gelas itu sudah cukup?

Menurut Mayo Clinic, kebutuhan air sangat bervariasi antara individu. Tergantung dari banyak faktor, termasuk kondisi kesehatan saat itu, seberapa aktif Anda, dan di mana Anda tinggal.

Menurut anjuran dokter, mereka yang tinggal di daerah yang iklimnya tidak panas alias sedang, dianjurkan minum delapan atau sembilan gelas per hari.

Kemudian, menurut The Institute of Medicine, pria sebaiknya minum 13 gelas per hari dan perempuan sembilan gelas. Tentu saja, semuanya masih bisa dimodifikasi, sesuai dengan faktor-faktor yang disebut di atas, termasuk jika Anda sedang hamil dan menyusui.

Lalu, takaran yang dipakai. Satu gelas yang dimaksud adalah yang berukuran 250 ml. Jika Anda punya botol yang berukuran 500 ml atau setara dengan setengah liter, berarti itu sama dengan dua gelas.

Jika saat ini Anda tidak punya kebiasaan minum air secara teratur dan tiba-tiba melakukannya, akan ada reaksi dari tubuh Anda. Soalnya, ginjal Anda sudah terbiasa dengan lingkungan "rendah air", sehingga jika tiba-tiba mendapat banyak pasokan, akan kesulitan untuk menyingkirkan kelebihan air. Dengan demikian, kandungan mineral dalam darah akan terlarut dan menyebabkan rendahnya tingkat sodium. Kondisi itu disebut sebagai hiponatremia.

Karena itu, jika memang ada keraguan tentang seberapa banyak air yang seharusnya Anda minum dalam sehari, silakan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Tentang jenis air apa sebaiknya untuk diminum, bisa jadi itu terserah Anda. Sebab, itu tergantung pula dengan kondisi dimana Anda tinggal. Bila Anda tinggal dimana air keran bisa diminum langsung, tidak ada salahnya. Air dingin atau yang sudah diberi es batu akan lebih nikmat dan segar daripada air hangat atau air biasa.

Jadi, tunggu apa lagi? Mulai sekarang, biasakanlah minum air putih.

Tip-Tip Asupan Air
• Ketika Anda mulai merasa lapar, minumlah air sekitar 15 menit sebelum makan. Hal ini akan membantu menakar seberapa banyak makanan yang akan Anda makan.
• Pilih makanan yang berair lebih banyak, misalnya buah dan sayuran (terutama semangka dan tomat).
• Minum satu gelas air saat makan dan antara waktu makan.
• Minum air sebelum selama dan setelah olah raga.
• Saat sedang berada dalam kegiatan sosial, minum air putih saja, jangan pilih minuman beralkohol.
• Bawa air putih ke mana pun Anda pergi.
• Agar air lebih memiliki rasa, ada baiknya ditambah perasa, misalnya lemon, potongan timun, atau mint.
• Bawa tempat air dengan ukuran tertentu, misalnya 500 ml, sehingga Anda tetap dapat mengukur seberapa banyak Anda telah minum air.

Guna Lain Air Putih
• Mengatur selera makan. Namun, harap diingat, air bukanlah pengganti makanan.
• Membantu mengurangi tekanan darah tinggi dan kolesterol dalam darah.
• Meredakan linu-linu.
• Detoksifikasi.
• Mengurangi risiko terbentuknya batu ginjal.
• Mengoptimalkan peresapan nutrien oleh usus kecil dan usus besar.















Khamis, 19 Januari 2012


Selalu tak menonton TV bersama dengan anak? Memang saya pernah katakan cuba kurangkan menonton TV. Bukan sahaja mencuri masa kita bersama keluarga malah mencuri masa kita menguruskan selain ia tidak baik untuk anak-anak kita. Tapi andaikata, hendak juga menonton TV, terutama cerita seram yang sukar untuk kita lepaskan kerana intro iklannya yang terlalu selalu diulang-ulang, di siarkan, pastikan menontonnya ketika anak tiada.. contohnya mereka sudah tidur atau pergi keluar bermain. Mengapa cerita seram terlalu banyak dikeluarkan oleh penerbit filem kita? Mudah saja logik jawapannya... kerana sambutannya yang menggalakkan. Peminatnya ramai.. Kalau tiada demand, tiada supply. Kita adalah asas senario di arena perfileman di negara kita sendiri! Menyebabkan orang ramai terutama kanak-kanak yang tidak mengerti apa-apa lebih takutkan hantu dari TUHAN!

Takut pada kanak-kanak ini bukan sahaja datang dari cerita di TV. Kadang-kadang ia datang dari ibubapa itu sendiri. Ada ibubapa yang menakutkan anak sendiri dengan kegelapan, atau apa sahaja yang ditakuti oleh anak seperti lipas, serangga, cicak dan sebagainya. Mungkin niat kita melakukan pada mulanya adalah untuk bergurau dengan anak tetapi penerimaan anak kita pula adalah satu ketakutan dan bukannya gurauan.

Sekadar berkongsi kata-kata dari 'Arb Bin Saad :  "Anak-anak akan lemah badannya bila diserang rasa takut, penat dan mungkin dihinggapi kebodohan apabila sering ditakut-takutkan. Sikap selalu menakut-nakutkan anak boleh membunuh perasaaan dan jiwanya lalu menyebabkan nilai-nilai murni dalam dirinya mati. Sesiapa yang mati perasaannya, tidak diharapkan daripadanya sebarang kebaikkan. Hidupnya juga tidak akan membuahkan hasil."

(dari 'Arb bin Saad)


Selasa, April 06, 2010

Ku pujuk hatiku : Jangan marah, jangan marah, jangan marah…


Assalamualaikum warahmatullah,

Sebetulnya, entry kali ini adalah untuk peringatan kepada diri saya sendiri, diri saya sendiri dan juga diri saya sendiri. Jika ada yang berminat untuk membacanya, bacalah. Ambil iktibar dan teladan jika ada….

Seminggu yang lepas, selepas entry Beriman kepada qada' dan qadar Allah SWT, saya sangat marah hati saya ‘panas’ [NB: I could blame it on the hormones, though… hik… hik…] dan berasa sangat tidak tenteram akibat perang email ‘serangan’ seorang dua hamba Allah yang saya tafsirkan ‘tidak puas hati’ dengan posting saya di egroup yang saya sertai.

Sungguh, saya tidak sempat membuat research berkenaan G.A.H., malah hampir tidak berminat dengan mereka dan seangkatan dengannya, walau bagaimanapun saya pernah dimaklumkan oleh rakan blogger [UMMU WAHEEDAH] tentang golongan ini, tapi saya tidak menyangka sama sekali yang saya akan berhadapan dengan mereka. Apa yang saya tahu, salah satu ciri-ciri kumpulan ini, mereka SUKA mempertikaikan hadis-hadis Rasulullah SAW dan MENOLAK rukun Iman ke 6. (Sumber JAKIM). Dalam egroup yang saya sertai, mereka suka tanya soalan ‘sengal’ yang seakan-akan memperlihatkan keBODOHan dan keJAHILan mereka. Tapi saya percaya, mereka memang sengaja berbuat begitu, mereka ada bersembunyi di dalam egroup ini dan sekali sekala muncul untuk provoke akidah umat Islam. Apapun alasan mereka, cuma mereka dan Allah sahaja yang mengetahui.

Siapa yang tidak panas hati dengan permainan mereka? Sengal dibalas sengal-lah... Itulah kesilapan saya, sepatutnya api tidak dibalas api. Jika api dibalas air, mungkin saja api boleh sejuk, tetapi saya percaya, mereka tidak begitu. Saya lihat si hamba Allah itu cuba mempermainkan persoalan akidah dan ini amat berbahaya. Kuasa Allah menggerakkan hati saya menjawap pertikaiannya tentang qada’ dan qadar Allah SWT kerana, ia adalah tanggungjawab saya sebagai seorang muslim. Patutkah saya berpeluk tubuh dan berdiam diri sahaja?

Seorang hamba Allah [NurulKamarul] menerusi PM mententeramkan saya. Katanya, “Jika saudara/i rasa perlu untuk menjawab soalan-soalan yang tidak membangunkan minda itu, teruskan sahaja menjawab. Manusia yang begini perlu diingatkan adakala mereka terlupa/buat-buat lupa. Lagipun pendapat saudara/i bukan pendapat kosong malah disokong dengan hujah-hujah. Sekurang-kurangnya saudara/i telah memberikan pendapat, selebihnya mereka nak terima atau tidak bukan menjadi tanggungjawab lagi. Saudara/i boleh saja menganggap, kadang-kadang manusia yang sebegini sengaja dipertemukan untuk menguji tahap kesabaran dan keimanan...

Alhamdulillah, pada mulanya saya merasa sedih ‘down’ sangat, seolah-olah dihentak dengan batu saja kepala ini. Saya bersyukur kerana masih ada yang sudi memberikan kata-kata semangat untuk saya meneruskan perjuangan. Saya sedar, usaha saya cuma sedikit jika dibandingkan dengan orang lain, tetapi usaha yang sedikit ini juga, entah mengapa, dapat membuatkan jiwa saya tenang...

Benar juga kata ustaz InsanManusia, saya sepatutnya tidak tidak terpancing dengan provokasi dari orang yang tidak beriman seperti N**R A**I itu. [NB : N**R A**I ~ hamba Allah itulah] Ustaz juga berpendapat sepatutnya keahliannya dari egroup ini dilucutkan sahaja, banyak buruknya manusia seperti ini dalam yahoogroups. Tetapi, jika saya diamkan sahaja perbuatan mereka, saya tak mahu takut akan dipersoalkan oleh Allah di hari pertimbangan nanti, apa yang telah saya lakukan untuk membetulkan keadaan? Takut rasanya, jika saya tidak berbuat apa-apa, bermakna saya mengiyakan saja perbuatan mereka yang menghina agama!

Hari ini pula, saya membaca di Genta-Rasa, pesanan si pemangkin minda saya. Katanya : Ya, berapa ramai orang yang lupa kita terlalu asyik mengingatkan? Berapa ramai yang lalai dengan Allah ketika begitu pantas dan tangkas mengucapkan kalimah cinta-Nya? Mereka hanya umpama tanah yang keras dan kering… mampu menakung air untuk memberi minum orang lain, tetapi hati sendiri gersang dan terbakar kerana kehausan!

Lalu aku ingin mengingatkan diriku dan dirimu… berhati-hatilah ketika berbicara tentang hati. Betapa banyak hati yang lalai kerana dihijab oleh limpahan peringatan. Umpama anak benih yang mati “kelemasan” kerana terlalu banyak disirami air! Atau lilin yang membakar diri… kononnya untuk menerangi orang lain!

Dunia yang diselubungi hedonisme dan materialisme ini tidak sudi berpaling kepada para muttaqin. Dan mereka yang berpegang pada sunnah, akan semakin dilihat asing. Terpinggir. Terpencil… malah dibenci oleh umat Islam sendiri. Para daie yang ikhlas, tidak bermuka-muka… terus bekerja tanpa menggamit nama dan biaya. Mereka hanya mendapat kebahagiaan ketika bekerja tanpa diketahui oleh yang lain. Marilah kita berdoa untuk para mujahidin di seluruh dunia, yang ketika ini sedang dihenyak, dibelasah dan disekat oleh pelbagai tribulasi dan mehnah.

Sesungguhnya, apa yang kita deritai kerana jalan Allah ini… tidak secubitpun jika dibandingkan dengan kesusahan mereka. Berdoalah untuk mereka… agar diberi taqwa, sabar dan kebijaksanaan serta keberanian dalam menghadapi pejuang syaitan (fisabilitthagut). Mudah-mudahan satu ketika nanti, kami yang kerdil ini mampu menyusul dan menyusur jalan-jalan mulia yang kau telah rentas itu. [NB : full entry di sini : Dengan-keyakinan]

Alhamdulillah, tenang rasa hati bila membaca kata-kata semangat seperti ini. Hari ini saya titipkan sambungan sedikit lagi berkenaan qada’ dan qadar Allah SWT. Membaca artikel di ud1.blog.friendster.com, membuatkan saya rasa perlu untuk kongsikan di sini. Semoga saya, saya, saya dan kita semua lebih tabah menghadapi setiap cabaran yang mendatang. BENARLAH kata-kata NurulKamarul, kadang-kadang manusia yang sebegini sengaja dipertemukan untuk menguji tahap kesabaran dan keimanan...

Manusia tidak boleh menyalahkan takdir sebagai alasan untuk tidak beribadah dan berusaha.

Seorang tidak boleh berkata, “Jika aku telah ditakdirkan baik dan beriman, mengapa aku harus bersusah-payah beribadah dan beramal soleh? Bukankah sudah pasti aku akan masuk syurga?”

Seorang juga tidak sepantasnya berkata, “Jika aku telah ditakdirkan menjadi kafir, apakah manfaatnya jika aku berusaha menjadi mukmin? Bukankah yang aku lakukan akan sia-sia, kerana takdir telah menetapkan bahawa aku akan masuk neraka?”

Jika kita dilahirkan dari perut seorang ibu yang fasik atau kafir, adakah kita patut membiarkan diri kita sesat sampai bila-bila?

Kata-kata seperti itu jelas keliru dan TIDAK BOLEH diucapkan. Tidak sewajarnya kita mengatakan, “Jika nasibku telah ditentukan dan ditetapkan sejak lahir, apa untung dan ruginya bila aku bekerja keras dan beribadah sekarang ini?”

Contoh yang paling baik untuk kita renungkan adalah cerita Nabi Adam a.s. dengan Iblis laknatullah. Iblis menyalahkan takdir yang menyebabkannya durhaka kepada Allah. Kemudian ia menjadi kafir dan dikeluarkan dari rahmat Allah dan diusir dari sisi-Nya. Nabi Adam a.s. pun mengakui kesalahannya. Beliau menganggap kesalahan itu adalah tanggung jawabnya sendiri. Kemudian ia memohon ampun kepada Allah SWT. Maka beliau mendapat rahmat dan ampunan Allah SWT.

Jangan kita mengorek qada’ dan qadar Allah. Nabi Uzair (Uzayr) pernah mempersoalkan asal-usul kejadian makhluk, kemudian mematikannya dan menghidupkannya kembali. Maka Allah SWT kemudian mematikannya selama seratus tahun. Kemudian Dia menghidupkannya kembali seperti sebelum hidup di dunia dan sekali lagi mematikannya. Semua dilakukan agar menjadi iktibar kepada manusia. [NB : Baru aje masukkan kisah ini di sini -> Kisah Nabi Uzair a.s.]

Apabila di dunia ini kita menemukan orang-orang yang berbuat dosa, seperti mencaci Allah, munafik, menyekutukan Allah, mempermainkan hukum-hukum Allah, merendahkan kalam Allah, dan sebagainya yang secara zahir jahat dan keji, janganlah semua itu membuat iman kita goyah atau lemah. Itu adalah semua ujian dari Allah untuk kesabaran kita dan pelajaran dari Allah tentang orang-orang yang disesatkan Allah. Ya, kata-kata ini akan saya sematkan dalam hati sampai bila-bila, insya Allah.

Sebaiknya kita mendoakan semoga Allah memberi taufiq dan hidayah kepada orang tersebut. Insya Allah kita akan terhindar dari sifat dan perbuat tercela seperti yang dilakukan orang tersebut, kerana Rasululllah SAW pernah bersabda yang bermaksud, “Doa seorang muslim untuk saudaranya sesama muslim dari kejauhan tanpa diketahui olehnya akan dikabulkan. Di atas kepalanya ada malaikat yang telah diutus, dan setiap kali ia berdoa untuk kebaikan, maka malaikat yang diutus tersebut akan mengucapkan amin dan kamu juga akan mendapat seperti itu.” (Hadis riwayat Muslim)

Ketahuilah bahawa semua kebaikan yang kita perbuat bukan berasal ‘dari’ kita sendiri, tetapi sebenarnya hanya ‘melalui’ diri kita. Tegasnya, tanpa takdir Tuhan tidak ada yang dapat kita perbuat. Jadi, takdir atas pekerjaan dan kejayaan kita datangnya dari Allah.

Apabila kita bersalah, kesalahan itu adalah hak atau milik kita agar kita mengenal erti bertaubat. Kesalahan itu datang dari angan-angan dan niat yang wajar dari ego kita. Jika kita memahami hal ini dan mengikuti petunjuk-Nya, kita termasuk dalam golongan manusia yang difirmankan Allah SWT yang bermaksud, “Dan orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiayai diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun atas dosa-dosanya, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa itu selain Allah? Dan mereka tidak melanjutkan perbuatan keji itu. Sedangkan mereka mengetahui.” (Surah ali-‘Imran ayat 135)

Dalam Kitab al-Hikam karangan Syeikh Ibn Athoillah tertulis : “Keinginanmu untuk lepas dari urusan duniawi, padahal Allah membekalimu dengan sarana penghidupan, adalah syahwat yang samar. Sedangkan keinginanmu untuk mendapatkan sarana penghidupan, padahal Allah telah melepaskanmu dari urusan duniawi, adalah suatu kemunduran dari cita-cita luhur.”

Di sini kita diajarkan agar redha atas peranan yang telah Allah takdirkan kepada kita. Orang yang ditakdirkan Allah menjadi karyawan jadilah karyawan yang baik, yang menjadi petani jadilah petani yang baik, yang menjadi aparatur negara jadilah aparatur negara yang bertanggungjawab dan adil, yang menjadi pengusaha jadilah pengusaha yang jujur dan dapat menafkahkan hartanya di jalan Allah, yang jadi ulama jadilah ulama yang dapat menyinari dan memimpin umat dari kegelapan kepada jalan yang terang.

Jika kita tidak redha dan berpanjang angan-angan terhadap peranan lain dari yang telah Allah tetapkan bererti kita telah memperturutkan syahwat yang samar. Yang harus dilakukan adalah bersungguh-sungguh memfokuskan niat, perhatian dan perjuangan pada Allah, yang ada di balik semua wujud dan kejadian. Sehingga apapun yang kita lakukan menjadi lahan ibadah kepada Allah dan segala potensi yang ada kita sujudkan untuk menyembah Allah.

Syeikh Ibn Athailah dalam al-Hikam mengatakan : “Salah satu tanda bergantung pada amal adalah berkurangnya harapan tatkala gagal.” Ini bermaksud, jika kita beranggapan bahawa sumber kekuatan di balik usaha-usaha kita adalah diri kita sendiri, kita akan kecewa kala hasilnya tidak sesuai dengan harapan-harapan kita. Tetapi, kalau kita benar-benar berserah diri kepada Allah, maka kita akan melihatnya satu asal dan penyebab di balik usaha, peranan peribadi kita dalam melaksanakannya dan juga hasilnya. Kegagalan kemudian hanya akan kita anggap sebagai peringatan untuk memperkuat kesadaran pada kehendak, rahmat, dan kemurahan Allah. Di mata orang yang tercerahkan, terdapat kesatuan total dalam usaha dan hasil. Kalau kita sudah mempunyai keyakinan seperti tersebut, insya Allah kita tak akan sombong dan angkuh jika berhasil dalam kehidupan dunia dan berputus asa jika gagal dalam kehidupan ini.

Syeikh Ibn Athailah lebih lanjut mengatakan : “Ketika Allah membukakan pintu pengertian bagimu tentang penolakan-Nya, maka penolakan itu pun berubah menjadi pemberian.” Maksudnya, kita menyaksikan ke-Maha kuasaan-Nya ketika diberi nikmat dan melihat Keindahan dan Kelembutan-Nya ketika diberi nikmat. Yang penting adalah penyaksian, bukan keadaannya. Yang diinginkan oleh orang yang mendapatkan nur ilahi bukan keduanya, kerana fokus perhatiannya adalah pada sumber seluruh wujud, Pencipta seluruh makhluk, yang Kemurahan-Nya melampaui apa yang tampak sebagai kesempitan atau kelapangan, kerana Kemurahan-Nya ada dalam setiap waktu dan keadaan.

“Ketika Allah memberimu, Dia memperlihatkan kepadamu belas kasih-Nya. Ketika Dia menolak memberimu, maka Dia memperlihatkan kepadamu kekuasaan-Nya. Dan dalam semua itu, Dia memperkenalkan diri kepadamu dan menghadapmu dengan kelembutan-Nya.”

Janganlah kita membanggakan zikir, solat, sedekah, zakat, haji dan amalan-amalan lainnya, kerana itu semua adalah pertolongan Allah, bersyukurlah kepada-Nya kerana banyak yang mempunyai kemampuan fizikal, harta dan waktu tidak diberikan pertolongan oleh Allah untuk melakukan perbuatan baik tersebut. Alhamdulillah, ya Allah.

Janganlah bangga jika dipuji orang, kerana sesungguhnya kasih Allah telah menutupi aib kita sehingga orang hanya melihat kebaikan kita tanpa melihat aib kita. Janganlah marah ketika dihina orang, kerana itu adalah pertolongan Allah agar kita memperbaiki kesalahan kita atau memperbaiki kekurangan amalan kita dan agar kita menjadi orang yang lebih sabar.

Secara peribadi janganlah kita mencemuh dan menganiaya orang yang berbuat dosa, melainkan serahkan kepada hukum yang berlaku untuk tegaknya ketertiban dalam masyarakat. Kepada orang lain, berilah nasihat dengan bijaksana kepada orang-orang yang tingkatannya di bawah kita. Janganlah memberi nasihat dengan ilmu, tetapi lakukanlah dengan kasih sayang, agar hatinya tidak liar. Kepada orang yang sebaya atau setingkat sampaikan kebenaran dari Allah dengan ilmu yang tidak menggurui. Kepada orang yang lebih tinggi dari kita sampaikan kebenaran dari Allah dengan tetap memelihara kehormatannya. [NB : Inilah kesilapan yang mungkin memang saya sengajakan ketika berhadapan dengan si hamba Allah itu.]

Debat Nabi Adam a.s. dan Nabi Musa a.s.

Pertikaian qada’ dan qadar Allah ini juga berlaku di antara Nabi Adam dan Nabi Musa, seperti yang pernah diceritakan oleh Rasulullah SAW dalam lewat hadisnya di bawah :

Dari Abu Hurairah r.a., dia berkata, “Rasulullah SAW telah bersabda, “Adam dan Musa alaihi salam tengah berdebat di sisi Allah. Namun akhirnya Adam dapat mengalahkan Musa alaihi salam.” Musa berkata, “Kamulah Adam yang telah diciptakan Allah dengan kekuasaan-Nya. Kemudian Allah menghembuskan roh-Nya ke dalam dirimu. Setelah itu, Allah memerintahkan semua malaikat-Nya untuk bersujud kepadamu dan Dia menempatkanmu di dalam syurga-Nya, tetapi kemudian kamu membuat manusia turun ke bumi kerana kesalahanmu.” Adam menjawab, “Kamulah Musa yang telah dipilih Allah dengan risalah dan Kalam-Nya. Allah juga telah memberimu beberapa lembaran yang berisi penjelasan tentang segala sesuatu dan mendekatkanmu untuk menerima firman-Nya. Berapa tahunkah Allah telah menulis kitab Taurat sebelum aku diciptakan?” Musa menjawab, “Empat puluh tahun.” Adam bertanya lagi, “Apakah kamu dapatkan, di dalam kitab Taurat, ayat yang berbunyi: ‘……dan durhakalah Adam kepada Tuhannya serta sesatlah ia.’ (QS Thaahaa (20): 121).” Musa menjawab, “Ya.” Adam bertanya lagi, “Mengapa kamu mencelaku terhadap sesuatu yang berlaku dengan ketetapan Allah azza wa Jalla, empat puluh tahun sebelum Allah menciptakanku?” Rasulullah SAW bersabda: “Akhirnya Nabi Adam a.s. tetap berhujah (mengemukakan dalil) dengan Nabi Musa a.s.” (Hadis riwayat Muslim)

Kesimpulan

Ketetapan (takdir) Allah yang pasti dilaksanakan mengikut waktunya (qada). Dan hadis dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-’Ash, beliau berkata, bersabda Rasulullah SAW yang bermaksud, “Allah subhanahu wata’ala telah menetapkan takdir masing-masing makhluk sebelum Allah ta’ala menciptakan langit dan bumi , lima puluh ribu tahun sebelumnya dan ‘Arsy Allah ta’ala telah berada di atas air. ” (Hadis riwayat Muslim)

Semoga kita mengambil pengajaran dari dialog Nabi Adam dan Nabi Musa tersebut, agar kita tidak mencela orang yang berbuat dosa. Kita harus bersikap ‘egaliter’ [NB : egalitarian – (orang yang memegang prinsip hak yang sama untuk semua] terhadap semua hamba Allah. Di dalam hati nurani orang yang menapaki tarikat, mahabbah dan ma’rifat tidak sepantasnya memiliki kebencian dan kesombongan di dalam hatinya, kerana kesombongan hanya pantas dimiliki oleh Allah. Kerana kesombonganlah Iblis dilaknat Allah…

Astagfirullah hal aziim... Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; kerana sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia). (ali-‘Imran ayat 8)

Amiin…

Any emotion, if it is sincere, is involuntary. ~ Mark Twain
“YA ALLAH, AKU BERLiNÐUNG KEPAÐAMU ÐARiPAÐA PERASAAN SEÐiH ÐAN ÐUKACiTA, AKU BERLINÐUNG KEPAÐAMU ÐARiPAÐA LEMAH ÐAN MALAS, AKU BERLiNÐUNG KEPAÐAMU ÐARiPAÐA BAHKiL ÐAN PENAKUT ÐAN AKU BERLiNÐUNG KEPAÐAMU ÐARiPAÐA BEBAN HUTANG ÐAN TEKANAN PERASAAN.”

“YA ALLAH, BUKAKANLAH UNTUKKU PiNTU-PiNTU KEBAiKAN, PiNTU-PiNTU KESELAMATAN, PiNTU-PiNTU KESiHATAN, PiNTU-PiNTU KENiKMATAN, PiNTU-PiNTU KEBERKATAN, PiNTU-PiNTU KEKUATAN, PiNTU-PiNTU CiNTA SEJATi, PiNTU-PiNTU KASiH SAYANG, PiNTU-PiNTU REZEKi, PiNTU-PiNTU iLMU, PiNTU-PiNTU KEAMPUNAN ÐAN PiNTU-PiNTU SYURGA, YA ALLAH YANG MAHA PENGASiH LAGi MAHA PENYAYANG.”



Excel Qhalif



Posted: 18 Jan 2012 06:57 AM PST
“Berguraulah dengan anak-anak kala usianya satu hingga tujuh tahun. Berseronok bersama mereka hingga naik atas belakang pun tak apa. Jika suka geletek, kejar atau usiklah mereka asalkan hubungan semakin rapat.”
Mendidik anak dengan ikhlas, sungguh-sungguh dan penuh kasih sayang akan memberi kesan psikologi yang dalam kepada anak. Anak yang dibesarkan dengan penuh kasih sayang akan mempunyai perkembangan emosi yang stabil malah lebih menghormati kita.
Sebuah hadis Rasulullah S.W.T bermaksud :
“Sesiapa yang tidak menyayangi manusia, maka dia tidak akan disayangi oleh Allah”
Sebagai ibubapa kita boleh menzahirkan kasih sayang tetapi hendaklah dalam bentuk yang sesuai dan bukan dengan kebendaan semata-mata untuk mempengaruhi mereka. Walaubagaimanapun, tempoh masa amat diperlukan bagi menzahirkan betapa anda mencintai dan menghargai mereka dengan kasih sayang yang sebenar.

5  Tips yang boleh dikongsikan adalah :
1.  Sentuhan
Sentuhan sederhana pada kepala, bahu atau belakang ketika bercakap dengan mereka. Peluklah anak anda setiap hari dengan penuh kasih sayang bagi mengukuhkan hubungan rohani antara anda dan anak. Kajian menunjukkan anak yang dipeluk setiap hari akan mempunyai kekuatan IQ yang lebih kuat daripada anak yang jarang dipeluk.
2.  Sabar dan Istiqamah
Kadangkala kerenah anak boleh membuatkan kita hilang tahap kesabaran. Tanamkan dalam diri anda, ‘Aku ingin menjadi Role-Model terbaik pada anakku’. Semat kata-kata ini agar kita tidak terlepas mengeluarkan sebarang kata-kata yang tidak elok dihadapan mereka. Insha’Allah, semakin hari kita istiqamah dengan cara berhemah menangani sikap anak, mereka dengan sendirinya akan berubah ke arah kebaikkan.
3.  Ungkapan
Zahirkan kasih sayang dengan ungkapan pujian atau pertanyaan.  Mungkin ungkapan berbunyi, “Umi sayang pada Irsyad, Irsyad sayang Umi tak ?”. Ungkapan seperti ini mesti disesuaikan dengan situasi yang tenang agar dapat memberi kesan yang terbaik.
4.  Saling menghargai
Hargailah barang permainan kesayangan mereka. Dalam masa yang sama juga, mereka akan menghargai barang kesayangan kita. Mintalah kebenaran/izin daripada anak jika kita ingin membuang barang permainan mereka walaupun sudah rosak.
5.  Menatap Wajah Anak        
Lihat dan pandanglah wajah anak apabila mereka sedang bercakap. Renunglah mata dan wajah anak dengan penuh kasih sayang ketika berbual, akan memberi kesan emosi positif yang mendalam. Seterusnya, perhatian mereka terhadap percakapan dan arahan kita juga akan meningkat apabila kita memfokuskan pandangan hanya pada mereka.
Bukankah Rasulullah mengajarkan kita supaya mengadap badan kepada seseorang ketika bercakap dengannya, bukan sekadar menoleh muka kita kepadanya.
Berilah anak anda pujian sekiranya mereka memperolehi kejayaan walaupun kecil. Pujian merupakan penghargaan. Penghargaan yang diberi melambangkan sebahagian kasih sayang. Buktinya, orang yang tidak menyayangi kita, tidak akan memuji kita walaupun sekali.
Selamat maju jaya ! :)

Khamis, Februari 21, 2008

Rahsia di sebalik senyuman


1. Para saintis mendapati senyum dan ketawa merupakan satu senaman berbentuk jogging dalaman di mana dapat merangsang seluruh tubuh dan mampu memberi manfaat berguna kepada sistem saraf otak dan juga hormon-hormon.

2. Pengkaji dan pengamal barat percaya dengan memulakan hari dengan senyuman bukan sahaja berupaya menceriakan hidup anda tetapi memberi banyak kebaikan kepada kesihatan. Apabila kita tersenyum, badan turut 'tersenyum' dan menganggap kita gembira. Kajian menunjukkan senyuman memperlahankan aliran darah yang melalui sinus ke otak.

3. Apabila darah yang 'sudah sejuk' ini sampai ke hipotalamus (bahagian yang mengawal suhu badan dan emosi) ia menghasilkan kesan 'gembira'. Selain itu, apabila kita tersenyum, kita hanya menggunakan 17 otot muka berbanding 43 ketika mengerutkan dahi.

4. Senyuman bukan sekadar reaksi gerak muka, tetapi turut mempunyai kaitan dengan penghasilan endorphin dalam otak yang mengurangkan kesakitan fizikal dan emosi menjadikan seseorang itu rasa lebih selesa dengan diri sendiri.

5. Kajian menunjukkan individu yang ketawa 100 kali dalam tempoh 24 jam mendapat manfaat kardiovaskular sama seperti bersenam 10 minit. Hal ini terjadi kerana apabila kita ketawa, tekanan darah dan kadar dengupan jantung meningkat. Kemudian kedua-dua kadar ini akan turun iaitu lebih rendah daripada paras sebelum anda ketawa.

6. Anda juga perlu sedar bahawa kanak-kanak lebih banyak ketawa dari orang dewasa. Kanak-kanak berumur antara empat hingga enam tahun ketawa 400 kali sehari berbanding hanya 15 kali sehari di kalangan orang dewasa. Justeru tidak hairan jika orang dewasa lebih mudah diserang penyakit serta mengalami masalah tekanan dan kemurungan kerana kurang ketawa.

7. Kajian yang dibuat oleh sekumpulan saintis dari Universiti Pusat Perubatan California menjelaskan terdapat dua jenis 'stress' iaitu stress yang baik dan stress yang tidak baik. Senyum dan ketawa dikategorikan sebagai stress yang baik. Stress yang tidak baik akan memberi tekanan kepada sistem ketahanan badan.

8. Dalam kajian di atas, dua kumpulan orang dewasa telah digunakan sebagai eksperimen. Kumpulan pertama dipertontonkan cerita-cerita lucu manakala kumpulan kedua diletakkan di sebuah bilik tanpa berbuat apa-apa. Sampel darah diambil 10 minit sebelum dan selepas kajian dibuat. Daripada keputusan sampel darah tersebut, kumpulan pertama didapati peningkatan hormon semakin baik seperti hormon 'endorphins' dan hormon 'neurotransmitters' dan penurunan tahap hormon stress 'cortisol' dan 'adrenaline'.

9. Ketika kita ketawa, sel pembunuh tumor dan virus semulajadi dalam badan akan bertambah selaras dengan pertambahan Gamma-inteferon (protein melawan penyakit), sel T (yang penting untuk sistem pertahanan badan) dan sel B (yang menghasilkan antibodi melawan penyakit).

10. Senyuman juga mampu merendahkan tekanan darah, menambah kemasukan oksigen dalam darah dan ini secara tidak langsung merangsang proses penyembuhan. Banyak kajian terbukti bahawa tekanan emosi seperti kemurungan, kemarahan atau keresahan mempunyai kaitan dengan sakit jantung.

11. Senyuman yang diakhiri dengan ketawa mengaktifkan kimia badan dan secara tidak langsung merendahkan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, strok, atritis dan ulser. Pusat Perubatan Universiti Maryland menjalankan kajian ke atas 300 responden dan mendapati 40% orang yang mengidap penyakit jantung kurang ketawa berbanding orang yang sihat.

12. Senyuman dan ketawa antara senaman yang baik kerana ia membabitkan diafragma, abdomen, sistem pernafasan, muka, kaki dan otot belakang badan. Ketawa 'mengurut' organ dalam abdomen dan menguatkan otot abdomen, merangsang kedua-dua belah otak dan meningkatkan keupayaan untuk belajar. Ia melegakan ketegangan otot dan tekanan psikologi; membuatkan otak lebih peka serta bersedia menerima maklumat baru.

13. Ketawa juga dikatakan mampu memperbaiki fungsi usus, sekali gus meningkatkan pencernaan dan penyerapan nutrient dalam badan. Ada juga yang percaya ketawa boleh membakar kalori seperti kita bersenam beberapa minit.

14. Selain memberi pelbagai kebaikan kepada tubuh, dalam ajaran Islam sendiri mengatakan senyum itu satu sedekah. Senyum mampu menjadi penawar pada penyakit rohani yang kronik. Senyum tidak perlu modal, hanya sekelumit rasa ikhlas yang bisa memaniskan senyuman itu. Senyuman yang dilemparkan mampu menyerikan hari insan lain. Mungkin juga mampu menyejukkan hati yang sedang marah atau mampu juga untuk memulakan sesebuah ikatan.

Pujangga menyebut: "SENYUM ITU KELOPAK. KETAWA ITU BUNGA YANG SEMPURNA KEMBANGNYA"

Jumaat, April 23, 2010

Senyum itu satu sedekah


Senyuman anak yang manis ~ gambar hiasan

Assalamualaikum warahmatullah,

Hari ini saya kongsikan sesuatu perkara yang amat mudah untuk kita lakukan sehari-hari dan akan beroleh pahala pula jika kita mengerjakannya, insya Allah.

Hadis dari Abu Dzar r.a. bahawa Rasulallah SAW yang bermaksud, “Tidak ada lain dari anak Adam itu sedekah pada tiap-tiap hari yang naik matahari padanya.” Bertanya para sahabat, “Dari mana datangnya harta untuk kami bersedekah wahai Rasulallah?” Sabda Nabi, “Bahawa pintu-pintu kebajikan itu banyak; Tasbih, Takbir, Tahlil, Amar makruf dan nahi (mencegah) mungkar, membuang duri di jalan, mendengar orang pekak, menunjuk jalan kepada orang buta, menunjuk arah perjalanan kepada yang meminta ditunjuk, memberi air minuman kepada yang dahaga, menolong meringankan beban orang yang tidak berdaya. Semua itu sedekah bagi diri kamu.” Malah dalam riwayat yang lain menambah, “Senyum anda terhadap saudara anda adalah sedekah.” (Hadis riwayat Ibn Hiban dan Al Baihaqi)

Ini adalah sebuah hadis yang dikira cukup baik yang memerlukan setiap orang berfikir, dapat mengetuk dan membuka pintu hati dan jiwa manusia ke arah kebajikan dan juga dapat mengikat diri manusia dengan kasih sayang dan cinta yang mendalam.

‘Sedekah’ perkataan yang selalu didengar, biasanya dikaitkan dengan wang ringgit dan harta benda. Ia berlaku apabila si kaya membantu si miskin, atau orang yang kuat memberi pertolongan kepada mereka yang memerlukan. Demikianlah fahaman sempit yang selalu kita dengar dan kesannya pun amat terhad, walhal terdapat lebih banyak lagi cara kita bersedekah, selain daripada pemberian material semata-mata. Tidaklah dinafikan bahawa ianya mampu menjadi satu mekanisma untuk menwujudkan keadilan sosial dalam masyarakat, tetapi hadis ini meluaskan lagi skop sedekah dan pemikiran mengenainya; iaitu dari makna material kepada makna yang bersifat kejiwaan, membuka suatu ruang yang luas tanpa sempadan.

“Setiap yang baik itu sedekah, setiap orang mampu bersedekah.” Benar, sedekah dari skop kebendaan adalah terbit dari hati yang baik, kalau tidak sedekah atau derma itu menjadi riak, bohong, menunjuk-menunjuk kotor dan keluar dari hati yang tidak ikhlas. Maka kalau sedekah yang lahir dari hati yang tulus dan jiwa yang baik, itulah sumber kebaikan yang sebenar kerana setiap yang baik terbit dari jiwa yang baik dan setiap yang kotor keluar dari hati yang kotor. Jesteru itu, sebuah senyuman manis yang ikhlas adalah lahir dari jiwa yang jernih dan tulus ikhlas.

Seseorang yang membantu orang lain dengan wang seringgit atau dua ringgit, membantu orang yang lemah melintas jalan, menolong mengangkat barang yang berat ataupun lain-lain yang seumpama, dan ianya terbit dari hati yang bersih dan ikhlas maka itulah yang dikatakan rasa kemanusiaan yang amat tinggi nilainya, iaitu dengan menolong sesama manusia terasa ada hubungan kemanusiaan antara yang menolong dan yang ditolong. Ini juga salah satu bentuk sedekah, seperti yang disebutkan dalam hadis di atas.

Jika sedekah dihadkan kepada bentuk material, nescaya kebaikan itu juga terhad kepada mereka yang berada sahaja, tetapi Rasullallah SAW mahu kebaikan itu berada di setiap diri individu, yang mana cahayanya akan melimpah ruah yang tidak ada had dan kesudahannya.

Rasullallah SAW bukan sekadar memperkenalkan punca atau asas kebaikan, tetapi lebih lagi dari itu, Baginda mengajar kita supaya membiasakan diri dengan kebaikan adalah jiwa hidup, bergerak dan berkesan. Jiwa yang kaku dan beku adalah jiwa yang mati sebelum ajal yang tidak akan melahirkan apa-apa kebaikan darinya.

Firman Allah SWT yang bermaksud, “Adakah orang yang dilapangkan dadanya oleh Allah untuk menerima Islam, lalu ia tetap berada dalam cahaya (hidayah) dari Tuhannya sama dengan orang yang sesat (keras) hatinya (dengan kedurhakaan). Maka celakalah bagi mereka yang keras hatinya untuk menerima peringatan yang diberi oleh Allah. Mereka itu adalah dalam kesesatan yang nyata.” (Surah az-Zumar ayat 22)

Senyum itu satu sedekah

Senyum itulah sedekah yang paling murah mudah. Tetapi sesetengah orang amat berat dan payah sekali untuk berbuat demikian. Ada yang sukar memberi senyuman, mungkin jiwanya sakit atau dalam dirinya tertutup pintu kebaikan dan kebajikan. Mukanya masam, muram dan kusam. Menjengkil perasaan benci kepada sesama manusia. Isunya di sini bukanlah seteguk air, sesuap nasi, atau sebuku roti, tetapi ‘pemberian’ yang didalangi oleh gerak dari dalam diri membuka dan mengetuk pintu hati yang tertutup.

Senyuman itu berkait dengan jiwa bagi mereka yang sedang berdepan dengan masalah, dengan tersenyum jiwa mereka akan merasa lega dan tenang. Manakala apabila melihat orang memberi senyuman padanya, jiwa yang lesu akan kembali ceria. Senyuman secara umumnya adalah sedekah.

Mari kita ikuti kisah teladan di bawah :

Pada suatu hari Abu Yazid Al-Busthami, ahli sufi terkenal didatangi seorang lelaki yang tinggal sekampung dengannya. Lelaki itu memang terkenal rajin, ringan tulang dan kuat ibadat. Namun hidupnya sentiasa dilanda kesulitan. Dengan wajah murung lelaki itu mengadu kepada Abu Yazid.

“Sepanjang hidup, saya tak pernah lupa beribadat kepada Allah. Orang lain tidur saya masih bermunajat.” Lelaki itu diam seketika, mukanya kelat tanpa secalit pun senyuman.

Abu Yazid memerhatikan wajah lelaki yang sedang duduk dihadapannya. Raut mukanya itu seperti orang yang menangung masalah yang maha berat.

“Selalunya sebelum isteri saya bangun pagi, saya sudah mengaji. Saya tidak pernah lupa tuhan, tapi.......” lelaki itu tidak dapat meneruskan kata-katanya.

Abu Yazid mengangguk kerana dia memang amat mengenali jirannya itu, rajin dan warak. malah dia tidak pernah melihat orang sebaik dan serajinnya.

Kemudian lelaki itu melepaskan keluhan yang berat, “…entahlah tuan, nasib saya selalu malang dan hidup penuh dengan kesulitan...”

Abu Yazid memegang bahu lelaki tersebut dan berkata, “Sahabatku, senyumlah. Mulai hari ini, ubah penampilan kamu kerana aku lihat kamu tidak pernah senyum dan dahi sentiasa berkerut walaupun ketika bercakap dengan aku. Cubalah senyum, insya Allah nasibmu akan berubah. Rasulullah SAW adalah orang yang paling miskin semasa hidupnya. Namun wajahnya tidak pernah keruh, bermuram dan berkerut dahi, baginda sentiasa senyum, ceria dan wajahnya berseri-seri.”

Abu Yazid menyambung sambil melemparkan senyuman kepada lelaki tersebut. Lelaki itu hanya mengangguk tapi raut wajahnya masih tidak berubah. Dia seperti belum dapat memahami apa yang telah disampaikan oleh Abu Yazid.

“Menurut Rasulullah, salah satu tanda penghuni neraka ialah orang yang bermasam muka dan membuat orang lain curiga padanya,” Abu Yazid menambah.

Setelah mendengar nasihat Abu Yazid, lelaki itu balik, lelaki tersebut telah mengubah penampilannya. Sesiapa sahaja yang ditemui dia akan mendahului dengan salam dan tersenyum walaupun mereka tidah pernah dikenalinya. Lelaki itu berubah menjadi peramah, kerut-kerut di dahinya sudah dibuang jauh dan mukanya sentiasa manis. Dari hari ke hari hidupnya semakin senang dan rezekinya melimpah ruah.

Itulah contoh jelas betapa besarnya hikmah senyuman dalam kehidupan seharian kita sehingga Rasulullah SAW sendiri sebagai sedekah yang paling murah tetapi tinggi pahalanya. Manfaat senyum adalah besar, ia jalan untuk membuka rezeki, pengubat jiwa, memudahkan urusan dan mengeratkan kasih sayang. Paling penting senyuman adalah perhiasan diri yang paling mahal kerana dari sifat itu akan lahir keceriaan, kegembiraan, wujud keyakinan dan tanda kesediaan untuk didekati. Kepada orang menerima senyuman, mereka akan merasa dihargai. Secara tidak langsung, bangkitlah rasa keyakinan dalam diri mereka.

Senyuman itu berkait dengan jiwa bagi mereka yang sedang berdepan dengan masalah, dengan tersenyum jiwa mereka akan merasa lega dan tenang. Manakala apabila melihat orang memberi senyuman padanya, jiwa yang lesu akan kembali ceria. Senyuman secara umumnya adalah sedekah.

Walau bagaimanapun, beringatlah, bukan semua senyuman yang dilemparkan itu sedekah. Senyuman juga ada berbagai-bagai tafsiran. Ada senyuman kambing sinis, senyuman kelat dan senyuman terpaksa. Yang dikatakan senyuman sedekah itu adalah yang ikhlas, secara sukarela dari jiwa yang suci dan spontan.

Tidak kira kepada siapa kita lemparkan senyuman, asalkan dengan ikhlas dan hati yang bersih, ia adalah sedekah. Pahala yang Allah ganjarkan untuk senyuman itu adalah sama dengan pahala kita bersedekah.

Senyumlah hiaskan diri anda dengan senyuman terutama kepada orang yang paling hampir dengan kita seperti ibu bapa, ketua, orang bawahan, jiran dan teman-teman. Senyumlah, kita tidak akan rugi apa-apa...

Renung-renungkan dan mari beramal!


Tips Paling Berkesan Mencegah Dan Menghilangkan Jerawat!

Posted: 25 Oct 2011 09:41 PM PDT

Ada orang memanggilnya sebagai jerawat. Ada pula yang menyebutnya jeragat. Hampir-hampir setiap individu pernah mengalami masalah jerawat. Ia berlaku secara automatik apabila mulai menginjak usia remaja. Dikatakan 85% daripada remaja menghidapinya. Saya sendiri pernah mengalami.

Tips Paling Berkesan Mencegah Dan Menghilangkan Jerawat!

Walaupun begitu, ada juga sesetengah orang (yang amat sedikit bilangannya) cukup bertuah kerana tidak pernah dihantui masalah jerawat. Saya ada seorang dua rakan yang bertuah ini seperti ini. Tekaan rambang dan dengaki saya – mungkin kerana tubuh mereka tidak menghasilkan cukup banyak minyak terutama di bahagian muka. Hehee..

Jerawat bukan sahaja di wajah, ia boleh tumbuh di bahagian badan yang lain. Antaranya kawasan belakang badan, lengan, peha dan sekitar atas dada ke leher. Paling tak tahan kalau diserang jerawat batu. Pedih dan cukup tidak selesa. Walaupun sekali-sekala sahaja tumbuh.

Kalau menurut pandangan pakar kesihatan, jerawat adalah keadaan dimana liang roma kulit tersumbat oleh sebum. Ia terhasil daripada aktiviti hormon-hormon pada kelenjar minyak (sebaceous glands) pada kulit yang membawa kepada penutupan liang roma dan kecederaan tisu (lesion) yang biasanya dipanggil jerawat.

Dari pandangan sosial, masalah jerawat boleh mengecewakan dan mencacatkan dalam kes-kes tertentu. Jerawat juga memberi kesan ekonomi yang penting kerana banyak wang dibelanjakan untuk rawatan preskripsi dan bukan preskripsi, terapi dan produk-produk berkaitan jerawat.

Tidak perlu pening-pening memikirkan itu semua. Kalau difikirkan secara optimis, ia masalah biasa saja. Semua orang melaluinya, hanya sama ada kronik atau tidak sahaja. Jadi idea kita kali ini adalah bagaimana untuk meminimakan kesan jerawat. Berikut tips paling mudah menghilangkan jerawat dan mana-mana remaja (serta dewasa) boleh melakukannya. Kos untuk setiap tips ini juga cukup-cukup rendah!

1. Utamakan kebersihan diri dan persekitaran kulit muka.
Basuh sekurang-kurang tiga kali sehari dengan pencuci muka yang betul. Harus diingat, jangan berlebihan dalam menggunakan pencuci dan jangan mengosok muka terlalu kuat. Sekadarnya sahaja. Asalkan minyak sudah hilang dan anda yakin kebersihannya.

2. Jangan sentuh bahagian wajah kalau tidak perlu.
Jangan cuba-cuba. Elakkan sama sekali. Tangan sebenarnya merupakan tempat yang mempunyai jutaan bakteria. Ia akan dipindahkan ke muka dan seterusnya menyebabkan masalah jerawat bertambah kronik. Pastikan tangan dalam keadaan bersih jika memegang muka (sebaiknya basuh tangan dahulu).

3. Minum air secukupnya.
Tips ini kelihatan kolot bukan? Seolah tidak ada kait-mengait langsung. Jangan begitu. Sebenarnya badan kita terdiri daripada 70% air dan kita sepatutnya mengambil minima 2 liter air sehari. Pengambilan jumlah air yang mencukupi akan menjamin kesihatan tubuh dan kulit. Jika kulit sihat, masalah kulit juga akan dapat dicegah. Itu termasuklah jerawat.

4. Amalkan memakan sayuran dan buahan.
Seperti juga poin di atas, diet harian yang mengandungi banyak sayur dan buah akan membekalkan khasiat secukupnya kepada tubuh. Sudah pasti ia akan menyukarkan jerawat membiak.

5. Kurangkan pengambilan makanan berlemak.
Semua tahu, jerawat adalah disebabkan oleh penghasilan minyak berlebihan di kulit. Keadaan inilah yang menjadi tempat kesukaan bakteria hidup lalu mengakibatkan masalah jerawat timbul. Jadi sudah semestinya antara langkah paling asas menghindari jerawat adalah dengan mengurangkan pengambilan lemak. Makanan mengandungi lemak tepu dan tek tepu harus dijauhi.

6. Jangan memicit jerawat!
Jangan pula ada yang menjadikan memicit ‘jerawat masak’ sebagai hobi. Terfikir mengenainya pun jangan. Jerawat masak itu sebenarnya mengandungi nanah (yang penuh kotoran), jika anda memicitnya maka anda sebenarnya menyebarkan benih jerawat plus bajanya sekali ke kawasan lain di muka anda. Anda akan menjadi penternak jerawat yang berjaya nanti.

Jadikan tips-tips mencegah dan menghilangkan jerawat yang dikongsikan ini sebagai amalan. Inilah kuncinya! Anda tidak boleh misalnya memakan sayuran dengan banyak selama seminggu dan kemudian langsung tidak mengambilnya pada minggu seterusnya. Minum air dan lain-lain tips juga begitu. Jadikannya gaya hidup.


Islam mengajar kita untuk menahan marah seperti berikut:

Pertama
Melatih diri untuk bersifat baik dan positif seperti lemah lembut, baik hati, sabar, tenang dalam menghadapi apa saja situasi. Rasulullah saw telah menunjukkan contoh terbaik kepada kita dalam hal ini seperti kisah yang berikut: 

Suatu hari seorang lelaki yang bernama Zaid bin Sa’nah (sebelum keislamannya), datang berjumpa Nabi Muhamad SAW untuk meminta hutang daripada Nabi SAW namun, hutang tersebut belum masanya lagi untuk dibayar. Zaid datang dgn penuh kekerasan dan kekasaran. Nabi menyambut kedatangan Zaid dengan senyuman dan berlapang dada. Umar mengherdik Zaid atas kekasaran Zaid terhadap Rasulullah SAW. Maka, Nabi pun berkata kepada Zaid dan Umar.
“Aku dan dia(zaid), kami lebih memerlukan kepada sikap yang lain daripada apa yg kamu tunjukkan wahai Umar. Engkau sepatutnya menyuruh aku supaya membayar dengan baik dan menyuruh lelaki tadi(Zaid) meminta dengan cara yang baik”
Nabi meminta sahabat untuk membayar hutang tersebut namun Nabi telah membayar lebih daripada hutang tersebut sebagai tanda memujuk Zaid atas sikap Umar. Dengan sikap dan akhlak yang ditunjukkan Nabi maka, akhirnya Zaid memeluk Islam. (Hadith riwayat Ibnu Hibban al-Hakim dan at-Thabrani)
Kedua
Hendaklah seseorang itu menguatkan jiwanya ketika mana dia hendak marah, kemudian ingat tentang akibat buruk marah dan mengingati kelebihan orang yang menahan marah dan memaafkn kesalahan orang lain.


Firman Allah swt
Orang-orang bertakwa ialah orang yang berinfak baik diwaktu lapang mahupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Allah mencintai orang yang berbuat kebaikkan” (Al-imran:134)


Nabi SAW bersabda bermaksud :
“Sesiapa yang menahan marah sedangkan dia mampu melepaskan marahnya Allah akan memanggilnya pada hari kiamat di depan sekalian makhluk sehingga Allah memberinya pilihan untuk dia memilih mana-mana bidadari”
(Hadith riwayat Ahmad, Abu Daud & At-Tirmizi)


Ketiga
Meminta perlindungan kepada Allah Ta’ala daripada syaitan yang direjam. Banyakkan  baca Ta’awwuz ( A’uzubillahi minas Syaitanirrajim ) kerana marah itu datangnya daripada syaitan.
Firman Allah Ta’ala :
”Dan jika syaitan datang menggodamu maka berlindunglah kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar , Maha Mengetahui” (Al-A’raf:200)
Keempat
Orang yang marah hendaklah mengubah kedudukannya dari berdiri kepada duduk. Apabila kedudukan seseorang yang marah itu berdiri maka memudahkan dia untuk mengambil tindakan atas amarahnya.

Nabi SAW bersabda maksudnya :
”Apabila seseorang kamu marah dalam keadaan berdiri hendaklah dia duduk, jika masih tidak hilang kemarahannya hendaklah dia berbaring secara mengiring”
(Hadith riwayat Ahmad & Abu Daud)
Kelima
Tidak berkata-kata kerana kata-kata boleh menambahkan kemarahan dan kata-kata yang telah dilafazkan membuatkan timbul rasa penyesalan ketika perasaan marah telah reda

Nabi SAW bersabda maksudnya :
”Apabila seseorang kamu marah hendaklah dia diam”Nabi saw mengucapkannya 3 kali.
(Hadith riwayat Ahmad, Tarmizi & Abu Daud)
Keenam
Berwudhuk, di mana kemarahan datang daripada syaitan yang dicipta daripada api. Maka yang demikian, yang dapat memadamkan api adalah air yang dapat diperoleh daripada berwudhuk, demikian dangan izin Allah dapat meredakan kemarahan.




Nabi SAW bersabda maksudnya :
“Sesungguhnya kemarahan adalah daripada syaitan dan syaitan dicipta daripada api, apabila salah seorang daripada kamu marah maka hendaklah dia berwudhuk”
(Hadith riwayat Ahmad & Abu Daud)




ANEMIA
Article disumbangkan oleh Nurr

Anemia ialah penyakit yang melemahkan tubuh badan, sama ada disebabkan kekurangan dalam bilangan sel darah merah atau hemoglobin, iaitu pigmen pembawa oksigen. Ferum menyebabkan sel darah merah berwarna merah. Kekurangan ini boleh disebabkan pengeluaran sel merah yang tidak mencukupi oleh sum-sum tulang, kekurangan ferum dan bahan membetuk darah yang lain melalui penyakit seperti leukemia dan talasemia, kehilangan darah yang berlebihan atau jangkitan.

Tanda-tanda
Kulit pucat, terutamanya di hujung jari, bibir, sekeliling mata dan lidah.
Lesu, tidak bermaya dan lemah.
Sesak nafas selepas melakukan aktiviti.
Pening.
Kadar nadi meningkat.

Apakah tindakan pertama?

Jika anak kelihatan lesu, pucat dan tidak berselera makan, periksa warna mata, mulut, jari dan lidahnya.
Perhatikan sama ada anak anda kurang aktif berbanding kawan-kawannya.
Perlukah saya berjumpa doktor?

Dapatkan nasihat doktor dengan segera jika anda mengesyaki anak menghidap penyakit anemia. Keadaan anak perlu disiasat dan pemeriksaan yang lengkap perlu dilakukan. Jangan sesekali cuba merawat sendiri penyakit anak.

Apakah tindakan doktor?

Doktor akan mengambil sampel darah dan menghantarnya ke makmal untuk dianalisis. Jika diagnosis sudah dipastikan, anak anda mungkin perlu dihantar ke hospital untuk siasatan lanjut dan ditentukan punca anemia. Jika keadaannya teruk, pemindahan darah mungkin diperlukan.

Jika anemia disebabkan kekurangan ferum, doktor mungkin akan memberikan preskripsi ferum dan mengesyorkan pemakanan yang mempunyai kandungan ferum yang tinggi. Tambahan, punca kekurangan ferum ini harus disiasat oleh pakar pediatrik. Anak anda mungkin perlu dibawa ke klinik untuk menjalani ujian.

Bagaimana saya boleh membantu?

Pastikan anak anda mendapat makanan yang seimbang seperti yang ditetapkan oleh doktor atau pakar pemakanan. Makanan yang kaya dengan ferum termasuk hati, kuning telur, sayur berdaun hijau gelap dan kekacang. Oleh sebab Vitamin C membantu dalam penyerapan ferum, beri anak minuman jus oren bersama-sama makanannya
Kencing kotor tanda sakit buah pinggang



JIKA anda berada dalam kelompok ini - lelaki dan mengalami kencing berdarah - lakukan temujanji segera dengan doktor. Berbanding wanita, fenomena kencing kotor di kalangan kaum Adam adalah antara petanda serangan sakit buah pinggang.

Secara normal, jangkitan kuman pada pundi kencing hanya melanda golongan Hawa kerana ia mudah ‘menyusup’ masuk ke pundi kencing dari tiup uretra disebabkan jaraknya yang terlalu dekat antara satu sama lain.

Perunding Nefrologi Pusat Perubatan Sunway, Dr Thiruventhiran Thilaganathan, berkata masalah ginjal sukar dikesan lebih awal kerana ia organ dalaman tetapi perubahan warna air kencing menjadi amaran supaya individu mengambil langkah berjaga-jaga.

Katanya, sebahagian besar pesakit hanya datang mendapatkan rawatan selepas mencecah tahap kronik hingga penderita memerlukan kaedah terakhir untuk hidup seperti orang lain sama ada menjalani hemodialisis atau pemindahan buah pinggang.

“Tiada istilah jangkitan kuman kalau lelaki mengalami kencing kotor. Kebarangkalian bakteria menyerang salur pundi kencing lelaki amat luar biasa kerana ia perlu menempuh perjalanan panjang untuk sampai di situ.

“Begitupun bagi wanita pula, mereka tidak harus menganggap masalah kencing kotor sebagai lumrah atau kitaran biologi. Ia memang boleh disembuhkan namun jika dalam setahun mereka mengalami keadaan ini lebih dari tiga kali, bermakna ada sesuatu tidak kena.

“Dari pemerhatian, 60 peratus daripada kes yang disifatkan sebagai kencing berdarah itu mempunyai kaitan dengan buah pinggang. Sama ada lelaki atau wanita, pengesanan awal buah pinggang sama penting dengan pemeriksaan kesihatan lain,” katanya.

Dalam kes kencing berdarah di kalangan penderita masalah buah pinggang, tahap kerosakan organ berkenaan sebenarnya berada pada peringkat bahaya apabila buah pinggang tidak lagi dapat berfungsi secara normal.

Dr Thiruventhiran berkata, dianggarkan kira-kira 15,000 pesakit buah pinggang di seluruh negara kini bergantung hidup kepada dialisis darah manakala 2,400 kes baru dikesan setiap tahun dan menjelang 2008, pesakit buah pinggang dijangka berjumlah 20,000 orang.

“Kita tentu tidak mahu termasuk dalam senarai pesakit buah pinggang tetapi setiap individu sebenarnya tidak boleh menolak kemungkinan masalah ini akan menimpa mereka ditambah faktor risiko termasuk hipertansi, diabetes, genetik dan gaya hidup.

“Jika masalah buah pinggang yang gagal berfungsi dengan baik ini dapat dikesan ketika masih pada tahap awal, peluang untuk dipulihkan sangat cerah sekali gus membolehkan pesakit kembali normal.

“Di sinilah pentingnya tahap kesedaran dalam diri seseorang. Jangan biarkan keadaan menjadi melarat, baru hendak pergi berjumpa doktor. Kesedaran dan pengetahuan mengenai penyakit ini juga harus diterapkan dalam diri setiap anggota masyarakat,” katanya.

Katanya, fungsi buah pinggang penting untuk menjana keseluruhan sistem tubuh apabila ia bukan saja membersihkan darah dengan menyingkirkan bahan buangan dan lebihan cecair malah menseimbangkan kimia tubuh.

Kepentingan lain meliputi penghasilan hormon untuk mengekalkan kesihatan tulang, membantu tulang sum-sum menghasilkan sel darah merah serta menseimbangkan tekanan darah.

Secara umum, penyakit buah pinggang membawa maksud apa saja gangguan atau keganjilan yang memberi kesan kepada fungsi buah pinggang terhadap penjanaan sistem badan.

Ia membabitkan pelbagai aspek termasuk penyakit buah pinggang yang diwarisi secara genetik (polycystic kidney disease) dan penyakit buah pinggang yang disebabkan penyakit lain seperti diebetes dan hipertensi (hypertension).

Namun hingga ke tahap kronik, kebanyakan pesakit tidak menyedari mereka terdedah kepada ancaman ini berikutan simptom agak kabur selain kegagalan fungsinya hanya disedari selepas beberapa lama.

Katanya, kebiasaannya sebarang petanda hanya muncul selepas buah pinggang berada pada kondisi teruk ditambah keengganan individu menerima kenyataan dengan hati terbuka sebaliknya melambat-lambatkan kaedah rawatan kerana tidak mahu berdepan dengan kesukaran.

“Penyakit ini perlu diberi perhatian serius kerana ia bukan saja menyebabkan pesakit menghadapi kesakitan, bebanan emosi malah terpaksa mengeluarkan kos tinggi untuk merawatnya.

“Dalam sesetengah situasi, bukan semua orang mampu mengeluarkan kos rawatan susulan atau menjalani dialisis. Oleh itu, langkah pengawalan awal harus diwar-warkan kepada semua bagi mengurangkan beban mereka,” katanya.

Dianggarkan kos rawatan untuk sekali dialisis berharga RM120 hingga RM140 di hospital kerajaan, manakala di pusat perubatan swasta pula antara RM160 hingga RM170 dan secara keseluruhan, perbelanjaan rawatan penyakit ini di seluruh dunia membabitkan RM300 juta setahun.

Selain dialisis darah atau hemodialisi, terdapat kaedah dinamakan Peritoneal dialisis iaitu cecair dialysate yang bertindak memerangkap bahan buangan daripada darah diletakkan di dalam perut. Selepas beberapa jam, ia dikeluarkan dan pesakit boleh melakukan kaedah ini sendiri di rumah.

Edirossa
Kencing kotor tanda sakit buah pinggang



JIKA anda berada dalam kelompok ini - lelaki dan mengalami kencing berdarah - lakukan temujanji segera dengan doktor. Berbanding wanita, fenomena kencing kotor di kalangan kaum Adam adalah antara petanda serangan sakit buah pinggang.

Secara normal, jangkitan kuman pada pundi kencing hanya melanda golongan Hawa kerana ia mudah ‘menyusup’ masuk ke pundi kencing dari tiup uretra disebabkan jaraknya yang terlalu dekat antara satu sama lain.

Perunding Nefrologi Pusat Perubatan Sunway, Dr Thiruventhiran Thilaganathan, berkata masalah ginjal sukar dikesan lebih awal kerana ia organ dalaman tetapi perubahan warna air kencing menjadi amaran supaya individu mengambil langkah berjaga-jaga.

Katanya, sebahagian besar pesakit hanya datang mendapatkan rawatan selepas mencecah tahap kronik hingga penderita memerlukan kaedah terakhir untuk hidup seperti orang lain sama ada menjalani hemodialisis atau pemindahan buah pinggang.

“Tiada istilah jangkitan kuman kalau lelaki mengalami kencing kotor. Kebarangkalian bakteria menyerang salur pundi kencing lelaki amat luar biasa kerana ia perlu menempuh perjalanan panjang untuk sampai di situ.

“Begitupun bagi wanita pula, mereka tidak harus menganggap masalah kencing kotor sebagai lumrah atau kitaran biologi. Ia memang boleh disembuhkan namun jika dalam setahun mereka mengalami keadaan ini lebih dari tiga kali, bermakna ada sesuatu tidak kena.

“Dari pemerhatian, 60 peratus daripada kes yang disifatkan sebagai kencing berdarah itu mempunyai kaitan dengan buah pinggang. Sama ada lelaki atau wanita, pengesanan awal buah pinggang sama penting dengan pemeriksaan kesihatan lain,” katanya.

Dalam kes kencing berdarah di kalangan penderita masalah buah pinggang, tahap kerosakan organ berkenaan sebenarnya berada pada peringkat bahaya apabila buah pinggang tidak lagi dapat berfungsi secara normal.

Dr Thiruventhiran berkata, dianggarkan kira-kira 15,000 pesakit buah pinggang di seluruh negara kini bergantung hidup kepada dialisis darah manakala 2,400 kes baru dikesan setiap tahun dan menjelang 2008, pesakit buah pinggang dijangka berjumlah 20,000 orang.

“Kita tentu tidak mahu termasuk dalam senarai pesakit buah pinggang tetapi setiap individu sebenarnya tidak boleh menolak kemungkinan masalah ini akan menimpa mereka ditambah faktor risiko termasuk hipertansi, diabetes, genetik dan gaya hidup.

“Jika masalah buah pinggang yang gagal berfungsi dengan baik ini dapat dikesan ketika masih pada tahap awal, peluang untuk dipulihkan sangat cerah sekali gus membolehkan pesakit kembali normal.

“Di sinilah pentingnya tahap kesedaran dalam diri seseorang. Jangan biarkan keadaan menjadi melarat, baru hendak pergi berjumpa doktor. Kesedaran dan pengetahuan mengenai penyakit ini juga harus diterapkan dalam diri setiap anggota masyarakat,” katanya.

Katanya, fungsi buah pinggang penting untuk menjana keseluruhan sistem tubuh apabila ia bukan saja membersihkan darah dengan menyingkirkan bahan buangan dan lebihan cecair malah menseimbangkan kimia tubuh.

Kepentingan lain meliputi penghasilan hormon untuk mengekalkan kesihatan tulang, membantu tulang sum-sum menghasilkan sel darah merah serta menseimbangkan tekanan darah.

Secara umum, penyakit buah pinggang membawa maksud apa saja gangguan atau keganjilan yang memberi kesan kepada fungsi buah pinggang terhadap penjanaan sistem badan.

Ia membabitkan pelbagai aspek termasuk penyakit buah pinggang yang diwarisi secara genetik (polycystic kidney disease) dan penyakit buah pinggang yang disebabkan penyakit lain seperti diebetes dan hipertensi (hypertension).

Namun hingga ke tahap kronik, kebanyakan pesakit tidak menyedari mereka terdedah kepada ancaman ini berikutan simptom agak kabur selain kegagalan fungsinya hanya disedari selepas beberapa lama.

Katanya, kebiasaannya sebarang petanda hanya muncul selepas buah pinggang berada pada kondisi teruk ditambah keengganan individu menerima kenyataan dengan hati terbuka sebaliknya melambat-lambatkan kaedah rawatan kerana tidak mahu berdepan dengan kesukaran.

“Penyakit ini perlu diberi perhatian serius kerana ia bukan saja menyebabkan pesakit menghadapi kesakitan, bebanan emosi malah terpaksa mengeluarkan kos tinggi untuk merawatnya.

“Dalam sesetengah situasi, bukan semua orang mampu mengeluarkan kos rawatan susulan atau menjalani dialisis. Oleh itu, langkah pengawalan awal harus diwar-warkan kepada semua bagi mengurangkan beban mereka,” katanya.

Dianggarkan kos rawatan untuk sekali dialisis berharga RM120 hingga RM140 di hospital kerajaan, manakala di pusat perubatan swasta pula antara RM160 hingga RM170 dan secara keseluruhan, perbelanjaan rawatan penyakit ini di seluruh dunia membabitkan RM300 juta setahun.

Selain dialisis darah atau hemodialisi, terdapat kaedah dinamakan Peritoneal dialisis iaitu cecair dialysate yang bertindak memerangkap bahan buangan daripada darah diletakkan di dalam perut. Selepas beberapa jam, ia dikeluarkan dan pesakit boleh melakukan kaedah ini sendiri di rumah.

Ubat Pelupa - Pentingnya Bersenam

Kesan positif bersenam

Kajian sejak lebih 50 tahun lalu juga membuktikan senaman memberi kesan positif terhadap sistem saraf kerana ia mampu:
> Mengurangkan kesakitan.
> Menguatkan ingatan.
> Merawat kemurungan.
> Menurun dan mengawal tekanan darah.
> Meningkatkan daya ketahanan badan.
> Merangsang aliran darah.
> Mengekalkan keanjalan dan kekuatan otot.


................................................................................
..................................................

Ubat Pelupa

Bersenam secara tetap boleh meningkatkan kecerdasan minda

MEMANG sukar mengajak orang bersenam walaupun kebanyakan tahu manfaatnya, tetapi ada penemuan baru yang mungkin boleh menaikkan semangat kita untuk memulakan aktiviti yang memberi kesejahteraan sepanjang hayat.

Biasanya semangat untuk bersenam hanya marak pada awal tahun dan mulai malap selepas beberapa bulan. Namun jangan biarkan ia terus padam kerana kajian mendapati bersenam secara tetap sebenarnya boleh meningkatkan kecerdasan minda.

Kajian yang dijalankan ke atas tikus mendapati bersenam boleh merangsang penghasilan neuron dalam kawasan ingatan pada otak haiwan itu. Tikus yang ‘disuruh’ bersenam di atas roda bergerak belajar teknik baru dengan lebih baik berbanding tikus yang banyak berehat.

Kajian ini menarik kerana ia membandingkan prestasi antara tikus tua (seperti orang berumur 70 tahun) dengan tikus muda (seperti orang berumur 20 tahun) yang bersenam dengan berlari atas pelantar bergerak. Tikus ini kemudian diberikan ujian untuk mencari platform yang diletakkan di tengah kolam air.

Hasil kajian sebulan itu mendapati tikus tua yang bersenam menunjukkan prestasi sebaik tikus muda, manakala tikus tua yang tidak bersenam ‘terlupa’ di mana letaknya platform.

Saintis percaya senaman mampu memberi kesan sama pada golongan tua untuk merangsang daya fikiran mereka dan memperlahankan masalah pelupa yang sering berlaku apabila umur meningkat.

Kajian ini juga memberi harapan kepada pesakit Alzheimer atau nyanyuk bahawa proses penggantian semula sel otak yang mati boleh dirangsang semula dengan menjalankan aktiviti fizikal setiap hari.

Senaman sebenarnya merangsang otak untuk ‘bekerja’ pada kadar optimum apabila ia menyebabkan sel saraf untuk berganda, menguatkan ‘hubungan’ antara sel dan melindunginya daripada mengalami kecederaan.

Kajian terdahulu ke atas haiwan juga mendapati apabila bersenam, sel saraf haiwan terbabit menghasilkan sejenis protein dipanggil faktor neurotrofik (BDNF). Protein ini merangsang beberapa bahan kimia semula jadi lain untuk meningkatkan kesihatan secara keseluruhan.

Seorang pakar perubatan memberikan analogi senaman seumpama makan ubat. Jika diambil pada dos tepat dan sesuai, ia mampu mengubati sesuatu penyakit pada kadar seperti diharapkan. Namun jika dosnya terlalu kurang atau banyak, hasilnya mungkin tidak seperti diharapkan atau boleh mendatangkan kesan sampingan.

Tidak kira bagaimana kita menjaga penampilan, proses penuaan tetap berlaku. Tiada siapa boleh menduga apa bakal berlaku apabila kita tua, namun banyak penyakit boleh dielakkan melalui senaman.

Semakin meningkat umur, organ kita turut mengalami penuaan dan fungsi otak boleh menurun jika ia tidak dilindungi. Senaman aerobik sederhana juga didapati boleh melindungi otak daripada mengalami kemerosotan sehingga menjejaskan daya ingatan seperti dialami pesakit dementia atau Alzheimer.

Dalam kajian lain membandingkan senaman aerobik dengan regangan dan membina bentuk badan mendapati, individu yang melakukan senaman aerobik menunjukkan prestasi minda lebih baik. Mereka bukan saja dapat menjalankan tugas dengan baik, malah daya tumpuan juga meningkat.

Selepas enam bulan, tahap kesihatan kardiovaskular kumpulan yang melakukan senaman aerobik juga meningkat. Manakala perubahan pada kumpulan yang melakukan senaman regangan tidak ketara.

Senaman aerobik ialah pergerakan sama dilakukan berulang kali seperti berjalan, berjoging, mengayuh basikal, berenang atau menari. Senaman selama 20 hingga 30 minit sehari, tiga atau empat kali seminggu sudah memadai dan boleh memberikan manfaat besar kepada kita.

Tidak kira berapa pun usia kita sekarang, tiada istilah terlewat untuk menjaga kesihatan dan memulakan senaman. Senaman lebih penting kepada orang tua untuk mengekalkan keanjalan otot dan keseimbangan, menguatkan tulang dan mengelakkan masalah keretakan tulang serta mampu mengatasi masalah sukar tidur.

Selain makanan, senaman adalah pelaburan terbaik untuk mengekalkan kesihatan. Pelaburan ini juga mudah, memberi banyak manfaat yang tidak memerlukan wang. Modal terpenting ialah kesedaran dan kesungguhan untuk menjadikannya amalan sepanjang hayat kerana hasil pelaburan ini hanya dapat dirasai jika dilakukan secara teratur dan berterusan.

Onani, Mastubasi

Onani atau mastubasi, juga dikenali sebagai melacap, sama ada menggunakan tangan, geselan dengan bantal, kain, paha atau gesel-gesel di clitoris, dikalangan remaja perempuan adalah dianggap normal dari sudut kesihatan.

Ianya akan menjadi keburukan, bila onani ini sudah menjadi melampau hingga terpaksa melakukannya setiap hari dan boleh menjejaskan kesihatan baik fisikal dan mental.

Tidak ada satu manusia lelaki yang normal yang tidak melalukan onani dalam hidupnya. Kalau ada manusia lekai yang menyatakan mereka tidak pernah melakukan onani, mereka adalah pembohong besar.

Jika anda melakukan onani janganlah melampau kerana akibat dari onani melampau anda akan menghadapi antaranya , kemungkinan:


1. Daya ingat menjadi lemah
2. Sendi-sendi berbunyi
3. Tuboh badan menjadi sentiasa keletihan.
4. Anda akan menjadi selalu mengantuk
5. Tidur menjadi berlebihan
6. Banyak khayalan
7. Bimbang akan terjebak dengan perzinaan